Connect with Social Media
Lolak Berawan, Suhu 23 - 32 , Angin 18 (km/jam) Barat | Tondano Berawan, Suhu 20 - 29 , Angin 15 (km/jam) Barat | Tahuna Berawan, Suhu 23 - 33 , Angin 25 (km/jam) Barat | Melongguane Berawan, Suhu 23 - 33 , Angin 25 (km/jam) Barat Daya | Amurang Berawan, Suhu 23 - 32 , Angin 18 (km/jam) Barat | Air Madidi Hujan Ringan, Suhu 22 - 31 , Angin 20 (km/jam) Barat | Ratahan Berawan, Suhu 22 - 31 , Angin 15 (km/jam) Barat | Boroko Berawan, Suhu 23 - 32 , Angin 18 (km/jam) Barat | Ondong Siau Berawan, Suhu 23 - 32 , Angin 25 (km/jam) Barat | Manado Berawan, Suhu 23 - 32 , Angin 18 (km/jam) Barat | Bitung Berawan, Suhu 24 - 33 , Angin 18 (km/jam) Barat | Tomohon Hujan Ringan, Suhu 19 - 29 , Angin 15 (km/jam) Barat | Kotamobagu Berawan, Suhu 22 - 31 , Angin 15 (km/jam) Barat |

Angie Harap Vonis Hakim Adil

Jan 10, 2013 at 10:25:05 • View 309

Jakarta - Hari ini, Kamis (10/1/2013), terdakwa kasus suap terkait kepengurusan proyek di dua kementerian, Angelina Sondakh, akan menjalani sidang putusan di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi Jakarta. Angie berharap menerima vonis yang adil bagi dirinya.

Hal ini diungkap Angie melalui Kuasa Hukumnya Teuku Nasrullah. "Kita berharap putusan hakim bisa jernih. Jangan sampai hakim terjebak dengan opini yang dibentuk di masyarakat," kata Nasrullah, Kamis (10/1/2013).

Nasrullah menilai, tuntutan Jaksa Penuntut Umum agar hakim menjatuhkan hukuman 12 tahun penjara mengada-ada.

Sebab, kata Nasrullah, fakta persidangan selama ini gagal membuktikan adanya 16 aliran dana kepada Angie. Termasuk soal kepemilikan Blackberry, dimana saksi tidak bisa memastikan jika itu ponsel pintar milik Putri Indonesia 2001 itu.

"Saya pikir hakim harus mempertimbangkan hal itu. Semoga putusan besok bisa adil" kata Nasrullah.

Dalam sidang tuntutan sebelumnya, Angie dinilai menerima suap dari Grup Permai senilai total Rp 12,58 miliar dan 2,35 dolar AS. Suap diberikan sebagai imbalan karena Angie mengupayakan anggaran proyek di Kementerian Pendidikan Nasional serta Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Anggaran proyek kementerian dibahas di Badan Anggaran DPR. Saat itu, Angie merupakan anggota Badan Anggaran sekaligus Koordinator Kelompok Kerja (Pokja) Komisi X. Suap diberikan melalui kurir perusahaan milik mantan bendahara Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin itu antara Maret-November 2010.

Janda mendiang Adjie Massaid itu dituntut 12 tahun penjara dan denda Rp500 juta. Jaksa menilai Angie terbukti melakukan korupsi terkait pembahasan anggaran proyek di Kemenpora dan Kemendiknas. [ton]



Sumber

Nasional