Connect with Social Media
Lolak Hujan Sedang, Suhu 24 - 31 , Angin 20 (km/jam) Barat | Tondano Hujan Ringan, Suhu 21 - 28 , Angin 18 (km/jam) Barat | Tahuna Berawan, Suhu 24 - 32 , Angin 25 (km/jam) Barat | Melongguane Berawan, Suhu 22 - 32 , Angin 25 (km/jam) Barat | Amurang Hujan Sedang, Suhu 24 - 31 , Angin 20 (km/jam) Barat | Air Madidi Hujan Ringan, Suhu 23 - 31 , Angin 15 (km/jam) Barat | Ratahan Hujan Ringan, Suhu 23 - 31 , Angin 18 (km/jam) Barat | Boroko Hujan Sedang, Suhu 24 - 31 , Angin 20 (km/jam) Barat | Ondong Siau Hujan Ringan, Suhu 23 - 32 , Angin 25 (km/jam) Barat | Manado Hujan Ringan, Suhu 24 - 31 , Angin 20 (km/jam) Barat | Bitung Hujan Ringan, Suhu 25 - 33 , Angin 20 (km/jam) Barat | Tomohon Hujan Sedang, Suhu 20 - 28 , Angin 18 (km/jam) Barat | Kotamobagu Hujan Sedang, Suhu 23 - 31 , Angin 18 (km/jam) Barat |

Eman Jajaki Kerja Sama dengan Menteri Ekonomi Jerman

Jan 11, 2013 at 04:41:15 • View 1018
Laporan wartawan Tribun Manado Warstef Abisada


TOMOHON
- Pemerintah Kota Tomohon siap mendukung penuh rencana Pemerintah Jerman, untuk investasi membangun sarana listrik ramah lingkungan menggunakan metode binner cycle di daerah ini.

Hal itu diungkapkan Jimmy Eman, Wali Kota Tomohon usai bertemu Menteri Ekonomi dan Pembangunan Jerman Dirk Niebel bersama Duta Besar Jerman Georg Witschel, di Gardenia Kakaskasen, Kamis (10/1/2013). “Sepanjang investasi mereka bermanfaat untuk masyarakat Kota Tomohon, dan Sulawesi Utara secara keseluruhan tentu kami akan tetap welcome. Syaratnya harus patuh pada aturan yang berlaku di daerah, terutama dalam menjamin keamanan lingkungan,” kata Eman.

Ia mengungkapkan kedatangan Pemerintah Jerman langsung ke Tomohon memang untuk melihat langsung lokasi tempat pembangunan listrik ramah lingkungan di Area Lahendong, yang sebelumnya direncanakan akan dibangun oleh Pemerintah Prancis namun gagal. “Total investasi disana sekitar Rp 50 Miliar. Nah, kalau jadi dilaksanakan memang memberi banyak dampak positif bagi masyarakat disini,” tegasnya.

Andrikus Wuwung, Kepala Dinas Perhubungan dan Kominfo Kota Tomohon menambahkan pembangunan proyek tersebut jika berhasil direalisasikan, akan sangat menopang pertumbuhan ekonomi daerah ini, juga menjamin ketersediaan pasokan listrik tanpa merusak lingkungan. “Proyek ini sebelumnya sudah kami jajaki dengan Pemerintah Prancis, tapi ternyata Pemerintah Jerman yang lebih berminat. Jika jadi direalisasikan, maka sumber tenaga listrik disini akan lebih memadai, karena yang akan dimanfaatkan adalah air limbah yang dikelola PT Pertamina, jadi tak ada yang akan terbuang, semua termanfaatkan,” ungkap mantan Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Kota Tomohon itu.

Menteri Ekonomi Jerman Dirk Niebel dan Duta Besar Jerman Georg Witschel, kemarin datang bersama sekitar 30 delegasi untuk meninjau lokasi proyek di Lahendong. Mereka mengakui sangat senang bisa datang berkunjung ke Tomohon, sebab selain sangat indah, juga aman dan nyaman untuk dilakukan investasi. “Kami sangat senang bisa berkunjung kesini, karena Tomohon sangat indah dan nyaman bagi siapa saja,” tutur Witschel.

Ia mengakui kunjungan yang dilakukan bersama rombongan merupakan yang pertama di Sulawesi Utara. “Kami pasti akan kembali lagi kemari bersama keluarga dan sahabat,” tukas Witschel.

Sumber

Sekitar Manado