Connect with Social Media
Lolak Berawan, Suhu 23 - 32 , Angin 18 (km/jam) Barat | Tondano Berawan, Suhu 21 - 29 , Angin 18 (km/jam) Barat | Tahuna Berawan, Suhu 24 - 33 , Angin 30 (km/jam) Barat | Melongguane Berawan, Suhu 23 - 32 , Angin 30 (km/jam) Barat | Amurang Berawan, Suhu 23 - 32 , Angin 18 (km/jam) Barat | Air Madidi Berawan, Suhu 24 - 31 , Angin 20 (km/jam) Barat | Ratahan Berawan, Suhu 22 - 30 , Angin 18 (km/jam) Barat | Boroko Berawan, Suhu 23 - 32 , Angin 18 (km/jam) Barat | Ondong Siau Berawan, Suhu 23 - 33 , Angin 30 (km/jam) Barat | Manado Berawan, Suhu 24 - 31 , Angin 18 (km/jam) Barat | Bitung Berawan, Suhu 26 - 32 , Angin 20 (km/jam) Barat | Tomohon Berawan, Suhu 21 - 28 , Angin 18 (km/jam) Barat | Kotamobagu Berawan, Suhu 23 - 31 , Angin 18 (km/jam) Barat |

Tim Medical Mobile Center Layani Masyarakat Modayag

Jan 22, 2013 at 02:25:59 • View 212
Laporan Wartawan Tribun Manado Aldi Ponge

BOLTIM
- Tim Medical Mobile Center (MMC) Dinas Kesehatan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) langsung action alias turun lapangan dalam penanggulangan penyebaran penyakit menular.

Kepala Dinas Kesehatan Boltim Dokter Jusnan Mokoginta melalui Ketua tim MMC, Tin Nova Manoppo mengatak an hal tersebut dilakukan dalam rangka penanggulangan masalah kesehatan di tiap-tiap desa yang di serang oleh penyakit menular Demam Berdarah Dengue (DBD). "Sesuai penyelidikan epidemiologi dilaksanakan fogging atau pengasapan. Selain itu, pekan lalu dilakukan sweeping kasus lewat pengobatan gratis di desa Modayag Induk dan desa Modayag III," ujar Tin, pada Minggu (20/1)

Katanya pelayanan kesehatan gratis ini dikhususkan kepada masyarakat sebagai wujud pelayanan prima sesuai amanat Bupati Boltim Sehan Landjar. Dalam pengobatan dengan menjaring masyarakat agar meminimalisir bertambahnya kasus penyakit menular termasuk DBD.

"Pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat ini selain melaksanakan sweeping kasus kami juga melayani pasien umum sesuai dengan
pencanangan bapak Bupati," tutur Tin.

Tin menjelaskan kegiatan dilaksanakan selama dua hari dan tim tidak menemukan tanda dan gejala penyakit menular berbahaya. Pihaknya hanya menemukan satu kasus suspec tuberculosis (TB). Sehingga pihaknya langsung menindaklanjuti dengan memerikas yang bersangkutan ke laboratorium.

"Total keseluruhan kasus di desa Modayag Induk dan desa Modayag III kurang lebih 90 pasien yg berhasil diperiksa kesehatannya untuk penanganan kasus," jelasnya.

Sumber

Sekitar Manado