Connect with Social Media
Lolak Hujan Ringan, Suhu 23 - 32 , Angin 18 (km/jam) Barat | Tondano Berawan, Suhu 20 - 29 , Angin 15 (km/jam) Barat | Tahuna Berawan, Suhu 23 - 32 , Angin 22 (km/jam) Barat | Melongguane Berawan, Suhu 23 - 32 , Angin 22 (km/jam) Barat | Amurang Hujan Ringan, Suhu 23 - 32 , Angin 18 (km/jam) Barat | Air Madidi Hujan Ringan, Suhu 22 - 31 , Angin 15 (km/jam) Barat | Ratahan Hujan Ringan, Suhu 22 - 31 , Angin 15 (km/jam) Barat | Boroko Hujan Ringan, Suhu 23 - 32 , Angin 18 (km/jam) Barat | Ondong Siau Berawan, Suhu 23 - 32 , Angin 20 (km/jam) Barat | Manado Berawan, Suhu 23 - 32 , Angin 18 (km/jam) Barat | Bitung Berawan, Suhu 24 - 34 , Angin 15 (km/jam) Barat | Tomohon Hujan Ringan, Suhu 19 - 29 , Angin 15 (km/jam) Barat | Kotamobagu Hujan Ringan, Suhu 22 - 31 , Angin 15 (km/jam) Barat |

Manado Dapat Bantuan Radio Peringatan Dini Bencana dari JICA

Dec 16, 2013 at 22:00:03 • View 186
manado

Walikota Manado menerima radio peringatan dini bencana dari JICA


MANADO, – Kota Manado merupakan daerah yang rawan terjadi bencana. Untuk itu, JICA memberikan bantuan radio peringatan dini menghadi bencana banjir kepada Pemkot Manado dalam hal ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).


Walikota Manado GS Vicky Lumentut, menerima langsung pemberian bantuna radio peringatan dini tersebut. Dimana uji coba pengunaan radio peringatan dini menghadapi bencana banjir tersebut dilakukan di kantor RRI Manado.


Walikota memberikan apresiasi kepada pembuat radio yakni Yusuke Wakiya yang diciptakan dan dipakai pertama kali di Indonesia khususnya di Manado.


“Radio ini untuk mengetahui bahaya bencana yang datang, juga berfungsi sebagai penerima signal adanya banjir di Manado. Saya sangat berterima kasih kepada JICA yang telah membantu Pemkot Manado dalam hal mengantisipasi bencana yang terjadi, “terang Lumentut.


Lanjutnya, sedikit menceritakan tentang kerja sama Pemkot Manado, PMI kota Manado dan Palang Merah Denmark yang membantu dalam waspada bencana yang saat ini sudah berjalan dibeberapa kelurahan.


“Diharapkan juga kerjasama ini akan berjalan dengan baik demi mengantisipasi bencana yang ada khususnya untuk warga kota Manado agar terhindar dari bencana,”katanya.


Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Manado Maxmilian Tatahede mengatakan tujuan dari kegiatan ini merupakan peringatan dini bagi masyarakat yang berada dialiran sungai.


“Apabila akan turun hujan radio ini memberikan signal kepada masyarakat untuk bisa mengefakuasi sebisa mingkin,”tandas mantan Camat Tikala.


Uji coba yang dilakukan langsung disiarkan di Radio Republik Indonesi (RRI) Manado dengan simulasi himbauan terhadap warga Manado karena sungai Tondano yang meluap akan mengakibatkan banjir.(ald)

Sumber

Sekitar Manado