Nasional | February 22, 2018 at 12:10 AM post by Mimsy (view 185)

Merdeka.com - Banjir di kota Balikpapan, Kalimantan Timur, siang tadi menelan korban. Mohammad Iqbal (12), bocah kelas 6 SD, hilang terseret arus banjir di parit yang meluap. Keberadaannya masih dalam pencarian tim SAR gabungan.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 13.00 WITA siang tadi. Saat berjalan di tengah genangan di sekitar parit Taman Adipura kawasan Karang Jati, belakangan Iqbal terpeleset ke dalam parit yang meluap. Iqbal pun terseret derasnya arus.

Tidak banyak yang bisa dilakukan warga saat itu, untuk menolong Iqbal. Hingga lama kelamaan dia pun tidak terlihat lagi. Akhirnya korban pun terseret.

"Korban sempat ditolong teman-temannya, tapi tidak berhasil," kata Kasi Operasi Kantor Pertolongan dan Pencarian Kelas A Kaltim-Kaltara Octavianto, Rabu (21/2).

Tidak kurang 10 unsur SAR gabungan, baik itu dari Basarnas sendiri, Polri, TNI, BPBD hingga relawan kebencanaan, terjun ke lokasi untuk mencari korban. "Korban ini juga anak dari seorang guru (Iskandar Yusuf) SD 028 di Karang Rejo," ujar Octavianto.

Sementara, petugas BPBD Kota Balikpapan Hendro dikonfirmasi merdeka.com juga menambahkan, korban memang masih duduk di bangku SD kelas VI. "Benar, korban terseret arus deras di parit, di selokan. Korban masih dicari," kata Hendro.

Belakangan memang, hampir setiap hari, kota Balikpapan memang diguyur hujan, sehingga mengakibatkan genangan hingga banjir di sejumlah kawasan.

"Hujan hampir tiap hari. Tadi saja, sampai jam 11-an awan masih cerah. Sekitar jam 12 baru hujan dan sekitar 1 jam kemudian terjadi peristiwa itu (Iqbal terseret arus)," ujar Hendro.

Di lokasi, petugas melakukan penyisiran parit mengikuti arus air. Pencarian dengan cara manual, sejauh ini belum menemukan titik terang keberadaan korban. [rzk]

Source: www.merdeka.com