Teknologi | March 09, 2018 at 03:10 PM post by Mimsy (view 587)

WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memastikan penerapan pajak impor baja dan aluminium.

Kamis (8/3), Trump meneken pengenaan tarif impor baja sebesar 25% dan 10% untuk aluminium.

Namun, ia mengecualikan kebijakan tersebut bagi Kanada dan Meksiko. Kedua negara ini meurpakan mitra AS dalam Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara (NAFTA).

Trump melunak dibandingkan rencana awal yang akan menerapkan tarif pajak bagi semua negara.

"Dumping baja dan aluminium di Amerika Serikat sebagai serangan terhadap negara kita. Jika Anda tidak ingin membayar pajak, bawa pabrik Anda ke AS," kata Trump dalam konferensi pers, Kamis, seperti dilansir Reuters, Kamis.

"Industri baja dan aluminium yang kuat sangat penting bagi keamanan nasional kita," kata Trump.

Menurut Sekretariat Gedung Putih, negara lain juga bisa mengajukan pengecualian pajak, walaupun tidak dirinci kapan hal itu akan dilakukan.

Menurut Trump, ia menawarkan pembebasan pajak impor baja dan aluminium kepada negara-negara yang memperlakukan AS secara adil dalam perdagangan.

Ini isyarat yang bertujuan menekan Kanada dan Meksiko untuk menyepakati dasar dalam perundingan terpisah mengenai NAFTA, yang tampaknya telah terhenti.

Trump juga menuntut konsesi dari Uni Eropa. Sebelumnya, ia mengeluhkan bahwa Uni Eropa memperlakukan mobil-mobil Amerika secara tidak adil dan mengancam akan menaikkan tarif impor mobil dari Eropa.

"Jika tujuan yang sama dapat dicapai dengan cara lain, Amerika akan tetap terbuka untuk memodifikasi atau menghapus tarif untuk masing-masing negara, selama kita dapat menyetujui sebuah cara untuk memastikan bahwa produk mereka tidak lagi mengancam keamanan kita," kata Trump, seperti dilansir CNBC, Kamis. *

Source: manado.tribunnews.com