Teknologi | April 12, 2018 at 01:10 PM post by Mimsy (view 399)

Laporan Wartawan Tribun Manado Ryo Noor

MANADO - Wakil Gubernur Sulut, Steven Kandouw menutup rangkaian kegiatan Asian Ecuminical Youth Assembly (AEYA) 2018 di Grand Kawanua Convention Center, Rabu (11/4/2018) malam.

Pertemuan melibatkan 350 peserta sebagian besar pemuda gereja dari Asia, beberapa dari Eropa dan Amerika itu berlangsung dengan lancar.

Steven Kandouw menyampaikan apresiasi dari kegiatan ini memberikan pengaruh yang bagus untuk Sulut.

Dari para peserta ini nanti akan menyampaikan informasi tentang Sulutz satu di antara Provinsi di Indonesia bagaikan 'Kanaan Baru'

"Mereka (peserta) rasakan sendiri keramahtamahan, rukun, makmur masyarakat Sulut. Bagaikan berada di Kanaan Baru," kata Steven.

Dari kegiatan ini selain memperoleh pengalaman rohani dan organisasi, para peserta bisa memberikan testimoni nanti sepulang ke negaranya masing-masing
"Inilah Sulut yang kita lihat. Masyarakat ramah daerah Sulut keamanannya bagus luar biasa toleransi. Mereka iri dengan Sulut, ini jadi modal kita semua. Sulut mewakili Indonesia bahwa negara ini aman untuk dikunjungi," kata mantan Ketua DPRD Sulut ini.

Tujuan subtansi kegiatan AEYA ini untuk membantu menciptakan generasi muda yang penuh kasih tidak radikal, menjauhi narkoba menyanuangi lingkungan dan cinta damai.

Pengaruhnya juga untuk pariwisata Sulut. Para peserta yang menikmati alam indah Sulut ini, bisa menjadi agen menyebarkan sekembali ke negaranya.

Source: manado.tribunnews.com