Hiburan | October 08, 2017 at 09:10 PM post by Mimsy (view 601)

Laporan Wartawan Tribun Manado Maickel Karundeng

AMURANG - Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan melalui Dinas Pertanian Minsel mulai melakukan penanaman kedelai pada 9.000 hektare.

"Ini merupakan tindak lanjut dari program pemerintah pusat guna menghentikan impor kedelai," ucap Kadis Pertanian Minsel Friets Tilaar kepada Tribun Manado Sabtu (7/10/2017).

Tilaar menyampaikan, beberapa hari lalu bersama dengan TIM dari Dirjen Tanaman Pangan Kementan RI dan Tim dari Distanakda Provinsi Sulut meninjau lokasi rencana untuk Pencanangan Program Pengembangan Kedelai APBN Perubahan tahun 2017 di Kabupaten Minsel yang berlokasi di Perkebunan Pakin Desa Sapa Barat.

"Kami sudah mulai melakukan penanaman kedelai dan tetap semangat melayani, membangun, memberi bukti untuk kesejahteraan masyarakat petani demi Minsel hebat dan terdepan dibawah pimpinan Ibu Bupati yang cerdas enerjik dan profesional Christiany Eugenia Tetty Paruntu," ungkap Tilaar.

Brian Rantung, Kabid Tanaman Pangan dan Holtikultura, Dinas Pertanian Minsel, menambahkan 9.000 hektare lahan untuk kedelai tersebar di seluruh wilayah Minsel.

Waktu tanam sampai panen kurang lebih 2,5 bulan atau 10 minggu. Hasil panen perhektare kurang lebih 1,5 sampai dengan 2 ton. Sementara harga dipasaran untuk Kedele sekitar Rp 7-8 ribu perkilogram.

Iwan, warga Minsel sangat mendukung program pemerintah dalam hal ini penanaman kedelai.

"Saya siap sukseskan program penanaman kedelai guna menunjang ketahanan pangan nasional," pungkasnya.

Source: manado.tribunnews.com