Manca Negara | November 14, 2017 at 08:10 PM post by Mimsy (view 116)

Merdeka.com - Video pembakaran poster putra mahkota Arab Saudi, Pangeran Mohammad Bin Salman Al Saud muncul saat hubungan Libanon dan Arab Saudi sedang tidak baik. Video berdurasi sekitar 8 detik itu direkam di kota Tripoli utara, Libanon.

Video ini juga diupload ke media sosial selama akhir pekan dan memicu reaksi marah dari menteri dalam negeri Libanon.

"Kisah-kisah seperti ini tidak mencerminkan perasaan sebenarnya dari penduduk Tripoli dan Libanon secara keseluruhan terhadap Arab Saudi. Saya telah meminta pasukan keamanan untuk menemukan pelakunya," kata Menteri Dalam Negeri Libanon Nohad Machnouk yang menuliskan cuitannya di Twitter pada Sabtu, seperti dilansir dari Al Araby, Selasa (14/11).

Nohad memerintahkan semua poster dan spanduk politik untuk dihilangkan dari jalan-jalan di Tripoli yang berpenduduk mayoritas Sunni. Padahal puluhan gambar Pangeran Mahkota Saudi Mohammad bin Salman sudah disiapkan dalam beberapa bulan terakhir.

Insiden tersebut menunjukkan kebencian yang tumbuh di Riyadh di wilayah Sunni Lebanon, setelah otoritas Saudi dituduh memaksa Perdana Menteri Libanon Saad Hariri, yang juga seorang Sunni, untuk mengundurkan diri.

Saat itu Hariri mengumumkan pengundurkan diri dari jabatannya di sebuah pidato di televisi dari Riyadh pada 5 November yang lalu.

Dalam pengunduran dirinya, Hariri, yang juga memegang kewarganegaraan Saudi, menuduh Iran dan Hizbullah mengambil alih negaranya, dan membuat wilayah tersebut menjadi tak stabil, serta dia mengaku takut akan keselamatan hidupnya. [dan]

Source: www.merdeka.com