Sekitar Manado | December 06, 2017 at 01:10 AM post by Mimsy (view 1051)

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kasus pembunuhan akibat dendam kembali terjadi.

Hu Congliang, seorang remaja asal China tewas dibunuh mantan pacarnya yang berkebangsaan Italia setelah mengancam akan menyebarkan foto-foto seksualitasnya setelah hubungan keduanya kandas.

Remaja 20 tahun ini meregang nyawa setelah sebelumya dibekap menggunakan bantal hingga mati lemas oleh pasangan gaynya yang berusia 17 tahun.

Sebelumnya, Hu mengancam akan menyebarkan foto seksual pasangannya tersebut yang telah ia simpan di ponselnya.

"Karena merasa terancam, mantann pacar Hu bermaksud melakukan balas dendam dan melancarkan aksi pembunuhan tersebut dengan dibantu empat rekan yang seluruhnya masih di bawah umur," terang seorang polisi di Kota Modena, Italia.

Saat kejadian, para remaja mendatangi apartemen Hu.

Mereka bahkan bertemu dan menyapa ibu Hu sebelum naik ke lantai atas menuju kamar korban.

Di sanalah, mereka melancarkan aksi kejinya.

Setelah membekap Hu hingga tewas, mereka mengambil koper di dalam kamar korban dan memasukkan mayat pemuda itu di dalamnya, memasukkannya ke bawah kolong tempat tidur dan pergi.

Berdasarkan keterangan polisi, semula mereka berencana untuk membawa pergi mayat itu dan membuangnya, tapi entah kenapa rencana mereka berubah dan menjadi kacau.

Sebelum meninggalkan apartemen, mereka berpamitan pada ibu Hu dan mengatakan jika Hu pergi keluar beberapa waktu yang lalu.

Beberapa jam kemudian, sang ibu menemukan kebenaran mengerikan itu setelah menyadari koper di kamar putranya tak berada di tempat yang semestinya.

Ia menemukan mayat Hu dijejalkan ke dalamnya.

Salah satu remaja yang terlibat pembunuhan itu kemudian menyerahkan diri dan membeberkan pada polisi kebenarannya.

Polisi segera mengungkap kasus ini dan menangkap empat anak lain saat tengah bermain game online.

Kelima anak tersebut berusia antara 16 sampai 17 tahun.

Namun, mereka dan orangtuanya sangat tak kooperatif saat dimintai keterangan.

"Anak-anak itu semua mengklaim jika mereka tak mampu berbicara menggunakan Bahasa Italia. Kami rasa mereka berbohong," ujar polisi seperti dikutip dari shanghaiist, Selasa (5/12/2017).

Sementara itu, kasus pembunuhan antarpasangan gay juga pernah terjadi di Kanada.

Kasus pembunuhan Hu masih belum seberapa jika dibandingkan kasus yang terjadi di Kanada.

Pada 2012, seorang pelajar China berusia 32 tahun dicincang dan dimakan oleh seorang pria bintang porno yang tak lain adalah kekasihnya.

Bahkan, bebrapa potongan tubuhnya dipaketkan ke sebuah kantor partai politik daerah setempat.

"Baunya sangat mengerikan, saya yakin banyak dari kita yang tak akan pernah melupakannya," kisah seorang politisi Kanada yang menerima paket itu.

(TRIBUNNEWS.COM/Salma Fenty Irlanda)

Artikel ini sudah tayang di Tribun Lampung dengan judul: Merasa Terancam Pasca-putus, Remaja di Bawah Umur Bunuh Pasangan Gay-nya dan Jejalkan Mayat di Koper

Source: manado.tribunnews.com