Manca Negara | December 07, 2017 at 08:10 PM post by Mimsy (view 132)

Merdeka.com - Langkah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel membangkitkan amarah organisasi perjuangan dan partai politik Palestina, Hamas. Hamas menentang keputusan itu dan mengajak seluruh rakyat Palestina angkat senjata buat mempertahankan kota suci itu.

"Kami mengajak semua warga Palestina menggelar intifada dan menghadapi musuh Zionis," kata pemimpin Hamas, Ismail Haniyah, di Jalur Gaza, dilansir dari laman Reuters, Jumat (7/12).

Sedangkan Perdana Menteri Israel, Benyamin Netanyahu, menyatakan sangat senang dengan sikap Trump soal Yerusalem. Dia pun mengklaim kalau negara-negara lain yang memiliki hubungan diplomatik dengan mereka bakal mengikuti langkah AS.

"Saya yakin kalau AS memindahkan kedutaan besarnya ke Yerusalem, maka negara lain pun akan ikut. Saya mengontak sejumlah kepala negara dan mereka kebanyakan mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel," kata Netanyahu. [ary]

Source: www.merdeka.com