Nasional | December 28, 2017 at 06:10 PM post by Mimsy (view 101)

Merdeka.com - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Budi Waseso mengaku telah bekerja maksimal dalam mengungkap kasus peredaran narkotika di tanah air. Hal itu dibuktikannya dengan peningkatan jumlah barang bukti yang didapat sepanjang tahun 2017 dibanding tahun 2016 lalu.

Kepala BNN Budi Waseso mengatakan, peningkatan hasil ungkap kasus peredaran narkotika di tahun 2017 ini bukan karena suplay narkoba yang besar, melainkan peningkatan kinerja BNN yang mampu mengungkap lebih banyak kasus peredaran barang haram ini di Indonesia dibanding tahun-tahun sebelumnya.

"Peningkatan dibanding 2016 meningkat bukan karena supply besar, tapi karena kita bekerja dimana bekerja akan menemukan," katanya dalam pemusnahan aneka jenis narkotika di Garbage Plant Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, (28/12/2017).

Menurut dia, penanganan kasus peredaran narkotika tidaklah mudah serta membutuhkan waktu yang lama. Sementara pangsa pasarnya sangat besar.

"Ini yang perlu kita selamatkan, narkotika di Indonesia sangat banyak, cuma timing ngedarin baru ditangkap. Permasalahan penanganan narkotika tidak mudah dan butuh waktu lama," jelasnya.

Pada hari ini, BNN bersama Dit Tindak Pidana Bareskrim Polri dan Polda Metro Jaya memusnahkan 453,56kg shabu-shabu, 712.116 butir pil ekstasi, 647,13 kg ganja, 10 ribu butir happy five, 100 gram ketamine, 69,78kg daun kathinone dan 1 juta tablet PCC. Hasil barang bukti tersebut, merupakan penindakan aparat gabungan selama Oktober hingga akhir Desember 2017 ini. [fik]

Source: www.merdeka.com