Sekitar Manado | June 19, 2017 at 10:06 AM post by Mimsy (view 107)

Laporan Wartawan Tribun Manado Alpen Martinus

TONDANO- Perusahaan Listrik Negara (PLN) Cabang Manado membuktikan ucapan mereka dengan mulai melakukan pemutusan terhadap penerangan jalan umum di beberapa titik di Kecamatan Sonder,Kawangkoan, dan Langowan, sebagai tindak lanjut belum dibayarnya utang PJU Pemkab Minahasa terhadap PLN.

“Kami sudah melakukan pemutusan PJU di beberapa titik minggu lalu,” jelas Paultje Mangundap menejer area PLN Manado. Ia menjelaskan, pemutusan aliran listrik PJU di wilayah Minahasa memang harus dilakukan lantaran utang PJU Rp 8,1 miliar belum dibayar oleh Pemkab Minahasa.

Ancaman akan dilaporkan ke Kepolisian dan KPK tak dihiraukan oleh PLN yang terus saja melakukan tugas mereka.”Kami melaksanakan tugas kami, tidak masalah kalau akan dilaporkan, sedangkan wraga menunggak saja kita putuskan aliran listriknya apalagi ini sudah lama dan jumlanya cukup banyak,” jelas dia.

Memang menurutnya, jika kondisi seperti itu tidak bisa ditoleransi lagi, dan harus dilakukan pemutusan hingga utang lunas dibayar. Sedangkan Pemkab Minahasa masih bersih keras akan melakukan pembayaran setelah anggaran ditata.

Mendengar sudah dilakukan pencopotan beberapa PJU, Bupati Minahasa pun akan segera mengambil tindakan dengan mempersiapkan dokumen untuk dilaporkan yang menurutnya akan dilaporkan ke KPK.

“Kita lapor, nanti saya akan ambil dokumen ke Sekda dan kita akan laporkan, akan laporkan ke KPK,” jelansya. Beberapa dokumen yang akan dijadikan acuan laporan di antaranya soal penetapan nilai utang yang tidak masuk akal, sebelum diputuskan bersama beberapa waktu lalu. (amg)

Source: manado.tribunnews.com