Nasional | December 31, 2017 at 02:10 AM post by Mimsy (view 153)

Merdeka.com - Banjir merendam kawasan Bandrek House tepatnya di Jl Raya Negara Sumbar Riau, Nagari Uluaie, Kecamatan Harau pada Sabtu pagi. Padahal sehari sebelummya, di kawasan itu terjadi longsor.

Daerah Jorong Pasa, Nagari Manggilang dan Jorong Sopang, Nagari Pangkalan, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Limapuluh Kota Sumbar menjadi titik banjir terparah. Penduduk diungsikan, sementara BPBD tengah menuju lokasi banjir untuk langkah penyelamatan.

"Kita belum mendapatkan informasi pasti terkait bencana banjir yang melanda. Namun informasi saat ini, sejumlah rumah warga terendam banjir dan kendaraan tidak bisa melewati Jalan Raya Negara dari arah Kota Pekanbaru menuju Kota Payakumbuh, Sumbar maupun sebaliknya," ungkap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Limapuluh Kota, Hendri Yoni melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Rahmadinol, Sabtu(30/12).

BPBD telah bergerak menuju titik bencana banjir dan membawa serta perahu karet untuk upaya penyelamatan dan evakuasi warga. Berharap dalam waktu sekitar 1,5 jam dari pusat Kabupaten Limapuluh Kota, lokasi banjir segera bisa di capai.

"Kita berharap bisa mencapai lokasi dengan cepat, mudah-mudahan tidak terjadi longsor lagi di sepanjang jalan menuju lokasi," kata dia.

Banjir ini juga menyebabkan 50 unit rumah terendam air. Adapun ketinggian air antara 1 hingga 1,5 meter. Warga akan dievakuasi dari rumah mereka menggunakan perahu karet ke tempat yang lebih aman.

"Sedikit 50 unit rumah yang dihuni ratusan jiwa terendam. Sehingga warga kita ungsikan ke tempat yang lebih aman," ungkapnya. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, sementara kerugian material yang diderita masyarakat belum bisa ditaksir karena saat ini fokus pemerintah adalah menyelamatkan warga.

"Tidak sekadar banjir, arus sungai yang menggenangi perkampungan dengan sumber luapan Batang Manggilang dan Batang Talagiri di kawasan nagari Manggilang ini, arusnya cukup deras. Sehingga berpotensi menghanyutkan," terangnya.

Sampai berita ini diturunkan, cuaca di sekitar kampung tersebut kembali hujan. Warga tengah bersiaga penuh mengantisipasi air kembali naik.

Sebelum peristiwa banjir ini, pada Jumat malam kawasan itu dilanda longsor. Beruntung bantuan alat berat segera tiba di lokasi dan dilakukan pembersihan material. [lia]

Source: www.merdeka.com