Nasional | January 13, 2018 at 12:10 AM post by Mimsy (view 110)

Merdeka.com - Dokter Bimanesh Sutarjo memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dokter yang merawat Setya Novanto saat dirawat di Rumah Sakit Medika Permata Hijau itu bakal dimintai keterangan sebagai tersangka atas dugaan merintangi penyidikan kasus korupsi proyek e-KTP dengan tersangka Setya Novanto.

Pantauan Bimanesh tiba di gedung KPK sekira pukul 09.20 WIB, dengan ditemani dua orang, salah satunya menggunakan kursi roda. Bimanesh yang mengenakan kemeja putih lengan pendek itu enggan mengomentari pemeriksaan terhadap dirinya hari ini.

Selain Bimanesh, hari ini penyidik KPK juga memanggil mantan pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi. Fredrich juga diperiksa dalam kapasitasnya sebagai tersangka merintangi penyidikan kasus korupsi e-KTP.

Pantauan belum terlihat kedatangan Fredrich. Kuasa hukum Fredrich, Sapriyanto Refa mengatakan, belum mengetahui apakah kliennya bakal memenuhi panggilan penyidik KPK dalam kasus merintangi penyidikan tersebut.

"Saya mau ke KPK, tunggu saja," kata Refa, tanpa menyebut apakah Fredrich akan memenuhi panggilan KPK, Jumat (12/1).

Fredrich dan Bimanesh telah resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus merintangi penyidikan kasus korupsi e-KTP yang menjerat Setnov.

Fredrich dan Bimanesh diduga memanipulasi data medis Setnov agar bisa dirawat untuk menghindari pemeriksaan KPK pada pertengahan November 2017 lalu. Fredrich juga diduga telah mengondisikan RS Medika Permata Hijau sebelum Setnov mengalami kecelakaan.

Mereka berdua dijerat dengan Pasal 21 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. [dan]

Source: www.merdeka.com