Hiburan | February 02, 2018 at 09:10 PM post by Mimsy (view 1368)

Merdeka.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Gubernur Jambi, Zumi Zola, sebagai tersangka. Zumi Zola diduga menerima janji dan hadiah senilai Rp 6 miliar dari proyek di Jambi dalam kurun waktu menjabat sejak 2016-2021.

Hal itu setelah ditemukan bukti permulaan yang cukup. Termasuk dengan menggeledah rumah dinas gubernur, sebuah villa, dan rumah seorang saksi yang ada di Jambi.

"Dari penggeledahan itu, selain dokumen, penyidik juga menyita uang pecahan Rupiah dan dollar. Penggeledahan dilakukan sejak 31 Januari sampai 1 Februari.

"Jumlahnya belum dihitung. Tim masih di lapangan dan dikembangkan," kata Wakil Ketua KPK, Basaria Pandjaitan, dalam jumpa pers di Gedung KPK, Jumat (2/2).

Terkait kasus yang sama, penyidik KPK juga telah memeriksa saksi. Terdiri dari unsur pejabat pemerintah daerah setempat, PNS dan pihak swasta. Dia disangkakan melanggar pasal 12B atau pasal 11 undang-undang nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana telah diubah dengan undang-undang nomor 20 tahun 2001 Jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Untuk kepentingan penyidikan, Zumi Zola telah dicegah bepergian ke luar negeri.

"ZZ telah dicegah selama 6 bulan ke depan terhitung sejak 25 Januari," katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, terkait kasus ini Zumi sudah berulang kali diperiksa KPK. Basaria mengatakan selain Zumi Zola, Kadis PU Pera Jambi berinisial KRN juga menjadi tersangka di kasus yang sama.

"Keduanya sudah dicekal bepergian ke luar negeri untuk enam bulan ke depan," tuturnya.

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan empat tersangka. Pihak diduga sebagai pemberi suap yakni pelaksana tugas Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Erwan Malik dan Asisten Daerah III Provinsi Jambi, Saipudin serta pelaksana tugas Kepala Dinas PUPR Provinsi Jambi, Arfan. Sedangkan dari pihak legislatif yang telah ditahan dan diduga sebagai penerima suap, yakni Supriono anggota DPRD Provinsi Jambi dari Fraksi PAN.

KPK sebelumnya juga telah melakukan penggeledahan di rumah dinas Zumi Zola. Pada Senin (22/1) lalu, Zumi Zola telah diperiksa sebagai saksi. Pemeriksaan itu guna untuk pengembangan perkara untuk mencari tersangka baru dalam kasus suap terkait pengesahan RAPBD Provinsi Jambi tahun 2018. [lia]

Source: www.merdeka.com